Surat untuk Rasulullah SAW

Dari: seonggok daging yang penuh dosa

Untuk: Rasulullah SAW

Ya Rasulullah..

Manusia yang paling benar tutur katanya
Manusia yang paling baik akhlaqnya

Aku adalah salah satu dari sekian banyak umatmu yang kelak akan dihisab pertama kali mendahului umat nabi lainnya

Suatu hari aku tidak sengaja menemukan sebuah hadist ini:

Abu Dawud meriwayatkan dalam Sunannya, dari hadits ‘Abdullah bin Mughaffal, dia berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Akan ada di umat ini suatu kaum yang melampaui batas (berlebihan) dalam bersuci dan berdo’a.”

Allahu Akbar, begitu benarnya tutur katamu Ya Rasul..
Hatiku bergejolak ketika membaca hadist tersebut.

Bagaimana tidak ?
Hampir semua orang (termasuk aku) berlebihan dalam berwudhu.
Engkau yang berwudhu hanya 1 mud air (1 mud = seukuran air mineral gelas)
Kami umatmu berwudhu dengan 1 liter air.
Engkau yang mandi dengan 4 mud air.
Kami umatmu mandi dengan ember besar yang menghabiskan berliter-liter air.

Bagaimana tidak sedihnya hati ini?
Padahal dalam surat Al-A’raaf Allah berfirman:
“…Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”
[Al-A’raaf: 55]

Jleeb.. apakah kami semua umat yang melampaui batas ?

Kemudian hatiku semakin sesak ketika membaca surat An-Naba’ ayat 21 sampai 26 yang artinya:
“Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai [bagi penjaga yang mengawasi isi neraka] lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah, sebagai pambalasan yang setimpal.”

Astaghfirullahaladzim
Apakah kami akan menjadi penghuni neraka Jahannam ? :(((
Naudzubillah

Setelah mengetahui ayat-ayat dan hadist di atas, kemudian aku mencoba untuk menghemat air sehemat mungkin, meskipun pasti belum sehemat engkau Ya Rasul..

Namun, ada hal yang membuatku lebih galau lagi
Bagaimana caranya agar aku bisa mengajak orang lain untuk tidak berlebihan dalam bersuci ?
Bagaimana agar pesan dakwahku tersampaikan dengan baik ?
Aku tidak yakin, tulisanku mudah dipahami atau tidak
Aku tidak yakin, tulisanku yang kuposting di media sosial dibaca sampai selesai atau hanya angin lalu
Aku bahkan tidak yakin, tulisan ini berfaedah atau tidak

Intinya aku sedih dan galau Ya Rasul..

Kalau melalui tulisan ini pesan dakwahku tidak tersampaikan, hanya satu yang bisa aku lakukan Ya Rasul
Berdakwah melalui perbuatan..
Hanya itu..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s